Pengalaman Mengurus Ijin HO, SIUP, TDP dan NPWP

10-10-2010 adalah hari kelahiran CV yang dibuat oleh kepala keluarga rumah tetangga.. (selanjutnya disebut suamiku). Sebagai istri yang baik (nganggur maksudnya) maka aku lah yang memegang posisi bagian administrasi CV.
Setelah akta pendirian CV kuterima dari notaris, maka langkah selanjutnya adalah mengurus ijin HO, SIUP, TDP dan NPWP CV tersebut. Sebenarnya pihak notaris sudah menawarkan diri untuk mengurus semua aku tinggal tahu beres…tapi aku lebih suka mengurusnya sendiri…
Hmm… pertama2 sebagai orang awam yang aku lakukan adalah langsung datang ke Dinas Perijinan Bantul (karena wilayah rumahku yang sekaligus menjadi kantor ini ada di daerah bantul, yogyakarta). Begitu sampai di sana, aku langsung menuju ke bagian informasi menanyakan bagaimana cara mengurus ijin HO, SIUP dan TDP. Seorang petugas di bagian informasi dengan sangat ramah menerangkan kepadaku cara-caranya. Aku diberi 3 formulir yaitu formulir pengajuan ijin HO, SIUP, dan TDP untuk dibawa pulang, untuk diisi dan ditandatangani, dan klo sudah lengkap kemudian datang lagi kesana dan menyerahkan semua berkas tersebut ke loket penyerahan berkas kemudian petugas akan mengecek lokasi, kalau lancar dalam waktu 12 hari kerja surat/ijinnya sudah jadi. hohoho…kelihatannya mudah!
Untuk mengajukan ijin HO aku harus minta tanda tangan 4 orang tetanggaku yang tinggal di depan, belakang, samping kiri dan kanan rumahku. (ini gratis donG) kemudian minta tanda tangan ketua RT (ini juga gratis). setelah itu minta tanda tangan Kepala Desa trus di nomori dan di cap oleh KAUR EKOBANG Kantor Desa, yang ini ada pungutan 70 ribu… yo wes lah aku hanya rakyat biasa… trus minta tanda tangan di Kecamatan, disini diminta langsung ke bagian EKOBANG, dan bapak petugas disitu membantuku untuk mendapatkan tanda tangan pak camat dan di cap, disini pungutannya sukarela, ketika kusodori uang 20 ribuan bapak petugasnya bilang ga ada yang kecil aja mba… berapa pak?….sukarela aja mbak… ini ada 9000 ribu pak.. iya, saya terima, terima kasih…. hehehe beres! formulir HO komplit.
Untuk mengisi formulir SIUP dan TDP, cukup di foto copy rangkap dua trus diisi sendiri dan tanda tangan direktur utama/ penanggung jawab saja. o ya beberapa halaman harus diberi materai. dibutukan 7 materai untuk semua formulir, belum termasuk surat kuasa. (o ya hanya perlu 1 surat kuasa)
Setelah semua formulir lengkap dan dilampiri: fotocopy akta pendirian CV, fotocopy sertifikat rumah, fotocopy IMB, ,, aku segera datang lagi ke Kantor Dinas Perijinan untuk menyerahkan berkas. dan diberi surat tanda penerimaan berkas.
Keesokan harinya di rumahku/ kantorku didatangi 3 orang petugas survey. dan beliau-beliau hanya menjelaskan mengenai retribusi HO Rp. 116.640,-, SIUP gratis, dan TDP Rp. 30.000,- jadi total Rp.146.640,-, dibayarkan saat pengambilan ijin. Sudah itu saja, tidak ada pertanyaan macam2 kok.. padahal aku dah bertanya2 kira2 ditanya apa ya? hehehe namanya juga belum pengalaman.
kurang lebih 2 minggu: HO, SIUP, TDP sudah bisa diambil di kantor Dinas perijinan Bantul. beres!

Mengurus NPWP berbeda dengan HO, SIUP, TDP. Aku sudah pernah mengurus NPWP, dan seingatku ini mudah… tapi kali ini aku “dikerjain” oleh petugas di Kantor Pajak. Ketika aku pertama kali datang untuk meminta formulir permohonan NPWP, aku tidak dikasih….aku disuruh bawa surat kuasa kemudian datang lagi kesitu dan akan dipandu pengisiannya. akhirnya aku pulang lagi dan datang lagi keesokan harinya dengan membawa surat kuasa.
Keesokan harinya aku datang lagi dan langsung menuju ke meja help desk, dilayani orang yang sama seperti kemaren, dengan sopan dan seperti orang yang belom pernah datang aku bilang mau bikin NPWP Badan, sama petugas tersebut ditanyain syaratnya: fotocopy akta, fotocopy NPWP direktur, surat kuasa… lengkap! stempel CV tak ketinggalan. kemudian aku dikasih 1 lembar formulir.. (kupikir formulir seperti apa kok harus disisi disana dan dipandu pengisiannya.. ternyata yang ditanyain cuma hal2 sederhana misalnya nama CV, alamat CV, dsb,)..
Setelah lengkap mengisi formulir, aku ragu tentang siapa yang berhak tanda tangan di formulir itu karena dulu sewaktu bikin NPWP untuk suamiku yang tandatangan disitu adalah yang mengajukan yaitu suamiku, nah ini kan harusnya yang tanda tangan direkturnya… trus hal ini kutanyakan kepada petugas.. dan dijawab ibu saja yang tanda tangan disitu.. yo wes manut. aku yang tanda tangan.
Saatnya maju ke loket (tapi antri dulu..) tapi ketika aku di loket.. aku ditanyain brevet… wah aku ga ngerti…?????
…trus kubilang aja, wah pak saya gak ngerti…gini aja pak, apa yang harus saya lakukan untuk bikin NPWP badan.. ini tadi saya sudah dibantu help desk dan disana sudah dinyatakan lengkap…
Trus dijawab sama petugasnya…ah saya lupa penjelasan lengkapnya.. tapi intinya saya dikasih formulir pengajuan NPWP badan yang baru.. dan disuruh mengisi dan yang tanda tangan disitu adalah direktur utama/penanggung jawab perusahaan…
… yang tidak habis pikir kenapa pas kemaren aku ke kantor pajak untuk minta formulir pengajuan NPWP Badan aku tidak dikasih??????
tapi ya sudahlah… aku tak mau marah, karena pasti hanya menghabiskan energiku…sia-sia…
Begitulah akhirnya aku pulang lagi… ngisi formulir dirumah, minta tanda tangan suamiku, sebagai direkturnya.. trus keesokan harinya.. balik lagi ke kantor pajak itu, langsung mengambil antrian..trus menunggu.. dan saatnya giliranku tiba, aku pun segera menyerahkan berkas2 itu ke loket.. menunggu lagi sebentar.. setelah itu jadi deh.. NPWP Badan akhirnya berhasil kudapatkan…

Supaya afdol maka aku juga mengesahkan cv-ku tersebut ke pengadilan negeri… caranya mudah tinggal datang ke pengadilan negeri setempat klo ga salah di bagian kepaniteraan (aku langsung nanya ke pegawai disitu trus langsung ditunjukkan ruangannya) dengan membawa akta notaris yang asli dan fotocopy nya syarat lainnya klo ga salah fotocopy ktp pendiri…(aku lupa- tapi saat mengurus cv, aku selalu membawa lengkap semua persyaratan yang biasa diperlukan seperti: akta fc n asli,fc KTP pendiri,Foto,materai, dll). ternyata mengesahkan cv itu juga mudah tinggal akta asli tersebut akan di stempel trus ditandatangani oleh panitera pengadilan negeri. kemudian akta asli yang sudah disahkan tersebut difotocopy terus balik ke kantor itu lagi untuk melegalisir fotocopyannya, supaya klo diperlukan ga bolak balik ke pengadilan untuk legalisir…proses ini selesai di hari itu juga.

__________semua kegiatan ini kulakukan pada Bulan November 2010__________

38 Komentar (+add yours?)

  1. adi
    Jun 06, 2011 @ 18:30:47

    doh, !_! kemarin pas bikin CV diurusin sama notaris. dimintai 2jt, itupun masih kurang ho ma siup, katanya klo mau ho dan siup jadinya 5jt. weleh2. ngertio tak garap dewe. btw untuk aktanya dimintain brp bu?

    Balas

  2. adi
    Jun 06, 2011 @ 19:48:31

    minta izin copas artikelnya ya bu. biar makin banyak orang yg tau :).

    Balas

  3. Mama
    Jul 20, 2011 @ 12:03:36

    silahkan… untuk akta pendirian kemaren kena 500 rb

    Balas

  4. Abinya Yumna
    Des 28, 2011 @ 09:58:52

    mba nama notarisnya apa dan dimana ya?? kbetulan aku juga tinggal di sleman… barangkali bisa share no telp sekalian Notarisnya…….

    Balas

    • Mama
      Jan 13, 2012 @ 09:49:10

      kemaren saya dengan notaris Theresia Pusvita Dewi, SH alamatnya di jl sugiman no 9 wates. klo di sleman coba saja ke kantor konsultan hukum Maheka & Co, Jl. Colombo No.26, Samirono, Yogyakarta 55281 nomor telepon kantor (0274) 546536, untuk konsultasi bisa di nomor (0274) 6897997 semoga membantu..

      Balas

  5. omahjahit
    Apr 04, 2012 @ 11:41:49

    mbk pajak cvnya berapa?
    ngikut penghasilan ndak?
    notaris sma lokasi perusahaan beda jadi masalah gak?

    Balas

  6. aryo
    Apr 30, 2012 @ 18:01:49

    maaf saya kemarin liat artikel anda ttg pembuatan surat izin HO di dinas perizinan kab bantul.
    kebetulan saya mahasiswa UGM yg sedang menyusun skripsi dan ingin menjadikan anda sebagai narasumber apakah bersedia ?
    terima kasih
    regards.
    aryo seto
    aryosetosolo@yahoo.com
    08386898624

    Balas

  7. vicky
    Mei 24, 2012 @ 14:41:04

    Mbak mau tanya, kalau bikin CV itu harganya ditentukan luas bangunan usaha atau nggak ya? berarti bikin SIUP harus bikin CV dulu ya? saya berniat buka usaha di rumah. ini sangat bermanfaat sekali buat saya

    Balas

    • Mama
      Jun 30, 2012 @ 15:13:39

      klo bikin cv itu (kayanya) besar tarifnya tergantung jumlah modal. klo di Bantul tempat saya bikin cv (seingat saya) klo modal di bawah 50 jt biayanya gratis. bikin SIUP ga harus bikin CV, bisa PT, perdagangan, dll… sebaiknya tanya ke kantor yang berwenang supaya lebih jelas. :)

      Balas

  8. phikiphoria
    Mei 27, 2012 @ 13:32:02

    Reblogged this on Phiki Menggila Blog!.

    Balas

  9. mardi bravo
    Des 19, 2012 @ 16:19:59

    Sangat membantu. terimakasih infonya

    Balas

  10. fitria
    Jan 03, 2013 @ 14:11:25

    mbak, ke kantor kpt syarat nya apa aja y??trus d kntor pajak d mintai neraca gk??mksh mbak..

    Balas

  11. Mama
    Jan 03, 2013 @ 20:55:30

    ke kantor kpt klo cm dateng aja ya ga pake syarat apa2, kan kantor publik :)
    klo mau mengurus sesuatu, syaratnya tergantung tujuannya mau mengurus apa dulu, klo mengurus siup, ho, tdp syaratnya spt yg saya tulis diatas:
    1. formulir yang sdh diisi
    2. fotocopy akta pendirian CV
    3. fotocopy sertifikat rumah
    4. fotocopy IMB
    5. surat kuasa kalau dikuasakan
    6. foto copy KTP
    oh ya tulisan diatas ada up date nya tp blom saya link dari sini, http://rumahtetangga.wordpress.com/2012/07/26/pengalaman-mengurus-ijin-gangguan-atau-ho-update/
    waktu saya mengurus npwp tdk diminta neraca (kurang tahu klo ada peraturan baru, namun klo mengurus spt badan pakai neraca, laporan laba rugi, dan daftar penyusutan.
    semoga info yang minim ini bisa membantu :)

    Balas

  12. Nur Arif
    Jan 14, 2013 @ 11:57:33

    Mbak, mau tanya untuk Lokasi Usaha klo milik sendiri,apakah harus lengkap untuk syarat2 sertifikat rumah, IMB, data PBB??? klo status sewa rumah untuk tempat usaha syaratnya gimana? saya belum tahu rumah tsb apakah kelengkapan sertifikat rumah, IMB, data PBB, dll lengkap ato ga.. Klo status tempat usahanya punya mertua sebaiknya dianggap sebagai sewa tempat / milik sendiri saja ya? mungkin ada plus-minusnya dengan kondisi tsb?

    Salam

    Balas

    • Mama
      Jan 14, 2013 @ 18:47:47

      Menurut pengalaman saya, salah satu syarat mengajukan ijin HO adalah sertifikat rumah dan imb. Kalo tempatnya sewa kita bisa pinjam dokumen tersebut sama pemiliknya. Kebetulan dulu saya dan suami pernah mengurus ijin HO untuk usaha yang bertempat di ruko sewaan, ya kami pinjam beberapa fotocopy dokumen sama pemiliknya. Klo status tempat usaha bukan milik sendiri, nanti pada saat pengajuan HO ada formulir yang harus diisi dan ditandatangani oleh pemilik tempat tersebut.
      Status tempat usaha sebaiknya dinyatakan keadaan yang sebenarnya aja, sepertinya tidak ada pengaruhnya dengan perijinan selama pemilik tempat usaha tersebut mengijinkan.
      semoga usahanya sukses ya :)

      Balas

  13. eka danang
    Mar 19, 2013 @ 15:41:31

    salam kenal mbaa.. apakah betul ngurusin SIUP itu gratis tdk pakai Uang Jaminan (UJ) ? trus untuk bikin CVnya syaratnya apa aja mbak ? maturnuwun

    Balas

    • Mama
      Mar 19, 2013 @ 16:01:18

      salam kenal juga… sewaktu saya mengurus SIUP dkk tsb di wilayah Bantul Yogyakarta tahun 2010 ya kejadiannya seperti yang saya ceritakan diatas, memang gratis n tdk ada Uang jaminan. jika ada peraturan baru saya kurang tahu dan bisa jadi lain wilayah lain pula peraturannya. untuk mengurus akta pendirian cv syaratnya: Foto, foto copy ktp n surat kuasa jika diwakilkan, fotocopy KK, fotocopy NPWP, Fotocopy bukti kepemilikan tempat usaha…lebih jelasnya bisa tanya ke Notaris. maaf sy tdk bisa membantu banyak :)

      Balas

  14. aika
    Apr 23, 2013 @ 07:26:49

    bu bisa minta nomor telepon? mau tanya2

    Balas

  15. Amri
    Okt 06, 2013 @ 22:50:45

    Mau tanya mbak, kalau rumah gak ada imb itu gimana mbak, apakah harus mengurus imb dulu atau ada imb sementara atau bagaimana mbak? makasih sebelumnya

    Balas

    • Mama
      Okt 07, 2013 @ 09:58:41

      salah satu syarat mengurus ijin ho ada fotocopy sertifikat dan imb. jadi ya mestinya harus ada.
      mengurus imb juga di dinas perijinan kan? coba di sana ditanya, apakah bisa sekalian mengurus imb sekalian ijin usaha, siapa tau bisa, kan lumayan bisa hemat waktu dan tenaga :)

      Balas

  16. dd hewitte
    Des 06, 2013 @ 15:23:42

    Assalamualaikum wr wb

    Mba, pengalamannya seru
    Ohya saya jg ada rencana untuk buka CV (masih baru), ada yg mau saya tanya mba ,

    1. Klo usaha baru yg belum berjalan, apa dimintai laporan keuangan jg ?
    2. Klo struktur organisasi, apa min harus 2 orang sbg pemilik usaha ? soalnya klo iya saya berniat mendaftarkan ibu saya sbg pemodal.
    3. Apa jumlah modal menentukan besaran pajak ? modal saya <50 jt
    4. Klo boleh tau total mba mengeluarkan biaya pembuatan cv jadi berapa ya ? dan kira-kira selisihnya besar atau tidak jika dibandingkan dgn agen/jasa pembuatan di lokasi mba ?

    Maaf pertanyaannya banyak hehe,
    soalnya saya butuh referensi untuk rencana mengurus sendiri untuk menekan biaya hehe

    Mudah2an berkenan mba dijawab ya.

    Terimakasih, Salam sehat dan sukses selalu :)
    Hendra- jakarta

    Balas

    • Mama
      Des 06, 2013 @ 18:17:24

      Wa’alaikumsalam wr wb
      saya akan jawab semaksimal saya tau, tapi untuk lebih jelasnya sebaiknya ditanyakan di pihak yang berwenang (Dinas Perijinan)
      1. pengalaman saya untuk membuat ijin usaha tidak pakai laporan keuangan yang detail, tinggal mengisi sesuai yaang ditanyakan di formulir saja
      2. struktur organisasi min 2 orang, tapi tidak tinggal 1 rumah. klo seperti kasus saya, saya dan suami yang mendirikan cv tidak bisa karena kami tinggal serumah, jadinya saya meminjam nama adek kandung saya.
      3. jumlah modal menetukan biaya siup, sewaktu saya mengurus ijin usaha ada peraturan jika modal kurang dari 50 juta gratis, jika diatas 50 jt ada biaya.
      jumlah modal tidak menentukan pajak, yang menentukan besar nya pajak adalah penghasilan.
      4. dulu saya mengeluarkan biaya 1 juta-an untuk mengurus ijin usaha, mulai dari akta notaris, siup, tdp, ho, npwp, dan mendaftarkan ke pengadilan negeri.
      1 tahun kemudian saya perpanjangan HO 360rb, HO yang kedua ini berlaku seumur hidup.
      sebelum mengurus ijin sendiri saya sudah tanya kesana kemari, jawaban yang saya peroleh rata-rata biayanya pembuatan cv antara 5 juta – 7 juta. klo mendirikan PT 10-15 juta. ini kejadiannya di tahun 2010, di jogja..
      semoga bermanfaat ya, dan semoga usaha nya sukses :)

      Balas

  17. ingin tau
    Mei 07, 2014 @ 15:21:46

    usaha sy sering ditanya npwp,tp blm punya,pdhal usahanya blm seberapa,jgn2 punya npwp malah jd tmbah beban, hi3 cilaka…

    Balas

    • Mama
      Mei 07, 2014 @ 15:53:39

      npwp tdk harus punya penghasilan besar, yang penting ada penghasilan sdh bs mengurus npwp, klo ternyata penghasilan masih dibawah penghasilan kena pajak, ya tdk bayar pajak alias pajak nihil, resikonya klo punya npwp pajak nihil harus ke kantor pajak tiap bulan buat laporan.
      kebetulan cv saya ini kan bergerak dalam bidang jasa konsultan manajemen, jadi klo mengajukan proposal/surat penawaran terutama ke instansi/perusahaan yang bebadan hukum/punya npwp, pasti npwp kami ditanyakan makanya npwp di usaha saya sangat perlu :)
      klo usahanya tdk berhubungan dg instansi/perusahaan, tidak iklan besar2an, tdk bikin undian, pokoknya tdk buat kegiatan memancing pajak,, yaa bisa diem2 aja :) (semoga tdk ada pegawai pajak yang baca :)), karena mmg repot klo laporan tiap bulan ke kantor pajak (boros waktu dan tenaga).
      diganti dengan zakat/sedekah dengan lingkungan sekitar, menurut saya ini jg membantu negara.

      Balas

  18. nitnit
    Jun 18, 2014 @ 11:20:16

    mbak sy mo sering blh yaa,,,skrg sy lg perpanjangan siup n situ,kmrn sy lgsg ke yantap d tasikmalaya n d bebankan biaya 300 rb,d karnakan belum ada formulir yang dari kecamatan akhirnya sy d kasih lg beban biaya 250 rb dan tentu saja saya menawarnya,,akhir nya yang 250 tidak jadi d karenakan sy akan mengurus nya sendiri,,dan sthlh pulang kerumah suami sy ngomel2 katanya wes lah kasih aja biar ga d persulit,coba aja nanti paasti d persulit,,begitu katanya,,,sejauh itu lancar lancar aja,minta ttd desa tidak d tarif seiklas nya begitu juga d kecamatan,,tetapi stlh berkas masuk lagi bujubuneeeng situ harus d ganti dg ho dan harus nambah 300rb n d kecamatan pun harus ngasih 400rb,,,weleh2 akhirnya ak berfikir apa iyaa yaa segitu harga nya n mohon penerangan harus bagaimanakah dirikuuu…teengkyuuuu mbae atas jawabannya

    Balas

    • Mama
      Jun 18, 2014 @ 11:55:20

      setiap daerah punya mmg tarif beda2 untuk mengurus ijin mba.. klo mmg aturannya seperti itu, mau tidak mau klo mau ijinnya keluar ya harus dihadapi/dibayar mba, , Diikhlaskan saja, Minta ke Allah spy diganti dg yang lebih banyak,,Amiin :) :)

      Balas

  19. mursidah
    Jun 27, 2014 @ 14:19:26

    salam kenal mbak.. kalau pembuatan perusahaan perseorangan apa perlu akta pendirian dari notaris? membuat akta dulu atau HO dulu? notaris yang dimaksud apa sama dengan notaris pembuat akta tanah? terimakasih atas jawabannya

    Balas

    • Mama
      Jul 01, 2014 @ 09:11:41

      salam kenal juga mbak, jika perusahaan perseorangan bisa memilih, mau didaftarkan notaris atau tidak. pada kasus saya, akta dr notaris diperlukan untuk mengajukan SIUP/HO,dll, jd bikin akta dl baru bikin HO. tapi untuk lebih pastinya bisa ditanyakan di kantor perijinan di wilayah setempat. klo notaris kayanya sama aja ya,, trm ksh

      Balas

  20. syarifah
    Jul 18, 2014 @ 05:45:15

    Mbak, kalo saya kasusnya memperpanjang surat cv. Setelah saya urus ternyata sekarang ngak asa situ, jd situ di ganti dengan HO, cv saya berdiri tahun 2009 jd skrg udah 5 tahun. Nah saya buat HO ke kecamatan di minta uang 500.000. Kalo ke dinas perizinan saya di minta uang 500.000 bayar di muka. Sys domisili di soreang kabupaten Bandung. Mungkin mau lebaran kali yaaa, jadi butuh uang.

    Balas

    • Mama
      Jul 19, 2014 @ 08:29:11

      memang tiap daerah biayanya berbeda2, dan cerita yang saya tulis ini mmg sudah lama, bisa jadi biayanya sdh mengalami kenaikan, apalagi menjelang lebaran ya,,,:)

      Balas

  21. joko dhm
    Jul 18, 2014 @ 23:08:15

    saya juga sedang mengurus HO dan SIUP di kabupatn Sleman, saya juga awam dalam mengurus surat Ijin Usaha, saya salah masuk di Dinas Pariwisata akan tetapi dengan baik dan ramah bahkan dijelaskan secara gambalang dan mudah dengan harapan beliau (tidak saya sebutkan) memiliki agen guna menjelaskan kepada masyarakat yang akan mengurus ijin usaha…. proses tetap seperti penjelasan ibu diatas…. memang harus telaten dari minta blanko diisi, kemudian ke Kepala Dusun, Kelrahan, Kecamatan, Tetangga kanan kii dst…. akhirnya dicek lokasi …. Saa ini masih dalam proses di Kabupaen Sleman….. SARAN saja …. seyogyanya para wirausaha dirumah ngajukan ijin biar lingkungan juga tahu dan pengusaha dapat menjaga lingkungan ……….Di Kantor lingkungan hidup saya dipandu dalam mengisi formulir.. setelah selesai, gak BAYAR (Gratis) saya hanya menyumbang 3 batang pohon untuk perindang dan akan disumbangkan pula ke masyarakat…..Aku jadi sadar pentingnya lingkungan juga.
    Silahkan segera diurus Ijin Usaha Anda dimana anda berdomisili……benar-benar tambah pengalaman…

    Balas

    • Mama
      Jul 19, 2014 @ 10:06:28

      iya mengurus ijin mmg harus telaten n sabar. mengurus sendiri bukan hanya menghemat biaya tetapi juga menambah pengalaman. jika butuh perpanjangan atau mengurus yang lain kita jadi lebih mudah karena sudah pernah.

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: