Hamil

Alhamdulillah aku diperkenankan hamil lagi. Ini anak keduaku. Anak pertama cewek, sekarang sudah berumur 4 tahun 4 bulan. Aku memang sudah merancanakan kehamilanku ini sejak bulan Juni 2010. Tapi sehubungan dengan kesibukan suamiku, rencana tersebut tertunda dan baru terwujud sekarang. Aku memang merencanakan (insyaallah) punya 2 atau 3 anak dengan jarak 5 tahun. Klo yang ini sih nanti jaraknya 5 tahun 2 bulan, yo no problem…
Pertimbanganku untuk menjadikan program hamil sebagai program 5 tahunan itu adalah (boso opo sih iki?):
Pertama situasi dan kondisi keluarga: Kami adalah keluarga kecil yang mandiri. Kami tinggal jauh dari keluarga besar. Suami seorang pekerja keras dan jarang pulang jadi saya lebih sering sendiri jaga rumah. Pengalaman anak pertama saya benar2 dituntut harus mandiri.. sejak hamil periksa ke dokter sendiri.. lahiran karena blom pengalaman dan kuatir kenapa2 (sebenarnya yang kuatir keluarga besar) akhirnya aku melahirkan di Jombang. Trus setelah lahiran umur 40 hari aku boyong ke jogja lagi dan start hidup mandiri lagi.. ngurus baby sendiri..ga bisa nitipin anak seperti klo di kampung, ga ada pembantu, pokoke all by my self–semua sendiri…jadi mikir2 gimana klo punya 2 balita bahkan 3 balita…ah ku tak sanggup… jadi satu-satu saja ya..untung suamiku setuju.
Kedua kesejahteraan: Tidak kujadikan alasan utama karena aku masih meyakini setiap anak yang lahir pasti membawa rejekinya sendiri. Tapi aku tetep mempertimbangkan ini..alasannya aku cuma manusia biasa yang punya cita-cita dan aku ingin menikmati hidupku, bolehkan?
Ketiga keharmonisan: Dengan 1 balita aku lebih mudah mengatur waktu, aku lebih mudah mencari waktu untuk diriku sendiri apalagi klo dah diatas 2 tahun dah sekolah, aku dan suami bisa lanjut pacaran tanpa ada gangguan, ibu lebih bisa fokus sama anak, trus ketika hamil lagi berasa ini adalah kehamilan yang ditunggu2, jadi begitu tahu klo hamil rasanya seneeeng banget…juga aku lebih menikmati kehamilanku…dan adek dalam perut ini sudah sangat didambakan sama si kakak, karena dia dah merasa kesepiaan dan pingin ada teman maen.
Begitulah, alasan2 ga penting yang pingin aku ngungkapkan karena aku sudah sering banget dimotivasi oleh orang2 yang sangat perhatian padaku supaya aku punya anak banyak, supaya aku tidak menunda2 punya anak, anak itu rejeki, anak itu syiar, dsb. Semua itu benar, semua baik, tapi its my life. Right?
Akhirnya, Semoga Allah senantiasa memberikan kami kesehatan, kemudahan dan kelancaran dalam mengandung dan melahirkan, dan semoga kelak dia menjadi anak yang sholeh/solehah. Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: