Menyamar

Percakapan ini sudah lamaa sekali… aku pernah bilang ke suamiku “aku pingin hidup sederhana saja ”suamiku menjawab dengan pertanyaan  “menyamar?”…ketika itu tiba-tiba saja aku jadi cerdas hehehehe🙂 …ya aku langsung nyambung dengan yang dimaksud sama suamiku… klo ga salah maksudnya adalah ga usah dipedulikan kita mau berada di jalur mana, hidup ini dinikmati saja apa adanya…misalnya klo kita butuh blackberry dan kita bisa beli blackbery yowes dibeli aja…jangan karena kita pingin jadi orang sederhana lalu kemudian menahan diri untuk tidak membelinya….iyo po mas? Bener ini maksudnya?…

Saat itu aku aku menjawab…”yo ga nyamar …yo jadi diri sendiri aja…tapi yang sederhana saja…karena aku takut menjadi sombong, trus bangga klo bisa lebih dari yang lain dan yang lebih mengerikan adalah klo sampe kita menjadi orang yang senang dengan kemalangan orang lain”…

Itulah cuplikan percakapan antara aku dan suamiku….aku nulis ini bukan hanya untuk mengupload percakapan pribadiku dengan bojoku (rahasia RT :)) tapi aku menulis ini sekarang adalah karena ada suara sumbang dari dalam hatiku yang bertanya apakah selama ini aku sedang “menyamar”??

Membuka kembali kaleidoskop perjalanan hidupku dari mulai yang aku ingat sampai kemaren….ternyata aku sering sekali mengalami perlakuan tidak enak yang diakibatkan oleh penampilanku yang sederhana…

Aku? di remehkan, dicuekin sama orang itu aku dah biasaaa banget… >>sombong<<

Tidak cuma sekali aku dikira pelayan toko oleh sesama pembeli bahkan yang ter-up-to-date aku dimarahin oleh sesama pembeli gara2 aku ga mau melayani dia….ralat ya bukannya ga mau tapi aku ga merasa dia sedang bertanya padaku karena aku tidak merasa dibayar untuk memperhatikan pembeli…untungnya ada karyawan toko tersebut yang menengahi dan sepertinya menjelaskan bahwa aku bukan pelayan di situ, pokoknya aku diemmm aja dan trus lanjut belanjanya…

Aku juga sering tidak diladenin klo mau beli di toko…terakhir kejadian ini aku masuk toko emas besar di jogja…setiap aku nanya lamaaaa banget dijawabnya dan dia terkesan enggan sekali…dia malah sibuk menata dan menghitung emas di etalase…baru setelah aku memang mau beli perlakuannya jadi berubah… sebenarnya saat itu aku hampir2 tidak tahan dengan perlakuannya dan ingin segera pergi dari situ tapi aku mikir klo aku pindah toko lain kasihan anakku karena aku perginya naik motor trus anakku, kugendong dan kumasukkan ke dalam jaket ku🙂 kasihan dia klo kepanasan jadi aku pinginnya habis beli trus langsung pulang, ga mampir2 toko lain…

oh ya ada pengalaman menggelikan saat aku belanja sembako di toko kecil di pasar jombang, aku pernah ditanya sama bapak2 chinesse sepertinya pemilik toko tersebut ”duitmu kok akeh, mari bayaran tah?” (:duitmu kok banyak, habis gajian ya?) tapi aku jawab aja “nggih” (:iya)…“awakmu kerjo nggone sopo?” (:kamu kerja di tempat siapa?)…jadi ternyata dia pikir aku tuh pembantu rumah tangga di daerah sekitar situ…moso tampangku koyo pembantu rek? ‘sambil ngaca’….hehehe

Another story…Teman2ku di facebook sering tuker2an pin blackberry…tapi ga pernah ada yang tanya aku…emang punya? Enggak…aku memang gak punya… Hmm…Sebenarnya aku pernah punya benda itu…suami ku yang beli tapi karena ga bisa mengambil manfaat dari benda itu akhirnya jarang di pake… aku sempat make bentar2 tapi ga biasa n lebih nyaman pake netbookku tercintah…akhir cerita benda itu jatuh dikursi warung internet dan diambil oleh yang tidak berhak…yah walaupun tidak genap 2 bulan yang penting aku pernah punya BB. >>>sombong<<<

Satu cerita lucu adalah salah satu temanku yang tinggal di kota lain (sebut saja A) pernah menyuruhku meminjam blackberry dari temanku yang satu kota denganku (sebut dengan B) maksudnya supaya aku bisa chatting-an sama A…hmm…rasanya kaya dilempar ke pulau terpencil…hehehe…jelas yo aku ga mau lah harus sampe pinjem2 BB….klo memang perlu BB dari pada aku pinjem2, mendingan aku beli BB di Mall Ambarukmo yang lebih dekat dari rumahku🙂 .

Begitulah ceritaku…bagaimana ceritamu?🙂

Sekarang aku sedang instrospeksi….apakah aku sedang menyamar? Sehingga orang lain sering salah sangka kepadaku…

Ini mumpung masih awal tahun, sebenarnya aku mau bikin resolusi untuk merubah penampilanku… SATRIA BAJA HITAM….BERUBAH…hehehehe

Tapi ga jadi…aku batal bikin resolusi untuk merubah penampilan. Karena aku merasa tidak ada yang salah dengan penampilanku, aku sudah berpenampilan seperti layaknya manusia…cukup menutup aurat dan penting aku nyaman. menurutku ini sudah sesuai dengan kelasku….sederhana….jadi aku tidak menyamar. Memang standar ‘sederhana’ setiap orang berbeda-beda, ‘sederhana’ku mungkin standarnya dibawah standar orang lain. But its never mind…

klo ada orang yang merendahkan, meremehkan, tidak peduli, bahkan marah2 ke aku itu adalah masalah orang tersebut… perlakuan mereka tidak berpengaruh apapun terhadap kehidupanku…yang penting hidupku tetep bahagia….jadi untuk apa aku merubah penampilan demi supaya aku ‘dianggap ‘ oleh orang lain. saat ini kebutuhanku blom sampe kesitu…

Saat ini yang terpenting adalah  bisa memenuhi kebutuhan hidup setiap hari, bisa makan enak, bisa bayar hutang, bisa nabung untuk masa depan krucils… pokok’e aku sangat bersyukur dengan keadaan yang ada, bersyukur telah diberikan suami sing ngganteng dewe serumah, bersyukur karena bisa menikmati kejutan2 manis yang terjadi saat menjaga amanah yang diberikan kepadaku berupa anak2 yang tidak selalu manis. bersyukur atas keluarga besar yang rukun, bersyukur punya wajah yang tidak terlalu berjerawat, dll

Benar, dikelas mana atau di jalur mana kita berada tidak usah dipedulikan, hidup ini dijalani dan dinikmati saja…yang penting aku bahagia….

Resolusinya untuk hal lain saja….tahun 2012 aku akan,,

 

1 Komentar (+add yours?)

  1. NIez
    Feb 02, 2012 @ 17:28:05

    Bener banget,, kesuksesas hidup dinilai dari indeks kebahagiaan… Tak usah pedulikan apa kata orang…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: