Pengalaman Mengurus Ijin Gangguan atau HO (update)

Sehubungan dengan tulisanku mengenai pengalaman mengurus ijin HO, SIUP, TDP dan NPWP yang kulakukan bulan november tahun 2010 yang kutulis disini.

Mengingat ternyata ada juga yang baca tulisanku walaupun cuma tulisan abal2 ini🙂
Karena itu ketika terjadi perkembangan yang berhubungan dengan cerita tersebut, aku merasa perlu menulisnya di blog ini. klo enggak kok berasa ada yang kurang…makanya ini baru ku post sekarang padahal kegiatan ini kulakukan sekitar bulan Februari 2012..

Sebelum aku menceritakan tentang pengalamanku mengurus perpanjangan Ijin Gangguan atau HO ini, aku ingin mengingatkan bahwa yang kutulis disini hanyalah cerita tentang pengalamanku dalam mengurus ijin tersebut. Aku bukan pegawai Dinas Perijinan, jadi klo ada pertanyaan tentang perijinan akan lebih baik dan jelas jika langsung ditanyakan ke Dinas Perijinan setempat. Lagipula peraturan dan besarnya tarif perijinan tiap daerah bisa berbeda-beda tergantung kebijakan masing-masing daerahnya kan. Pada saat aku mengurus perpanjangan HO yang baru ini sudah ada kebijakan baru lo…

iya…di Bantul ini, pada tahun 2010 sewaktu aku mengurus HO yang lama, peraturan yang berlaku adalah jika bangunan yang ditempati usaha tersebut IMB nya adalah rumah tinggal maka HO nya adalah HO sementara dan harus diperpanjang tiap tahun.

Setelah 1 tahun, pada tahun 2012, masa berlaku HO habis kemudian aku mengajukan perpanjangan HO. Peraturannya sudah berubah. Sekarang, meskipun IMB tempat usahaku adalah rumah tinggal, aku bisa mendapatkan HO yang berlaku untuk selamanya, selama perusahaan tersebut masih berdiri disitu, jadi di kemudian hari sudah tidak perlu diperpanjang.

Karena sudah pernah mengurus ijin usaha sebelumnya, maka kali ini aku lebih percaya diri. Pertama-tama aku datang ke kantor Dinas perijinan Bantul, tinggal bilang saja maksud kedatanganku dan mbak-mbak pegawai yang cantik-cantik itu langsung melayani dengan ramah dan baik. aku pun di beri 1 bendel formulir untuk diisi di rumah. sudah…pulang deh.

Formulir perpanjangan ijin HO sama persis dengan formulir pengajuan ijin HO yang baru …1 bendel ada 6 lembar:
1. surat permohonan ijin gangguan
2. data umum perusahaan
3. surat pernyataan persetujuan tetangga
4. surat pernyataan bagi yang tidak di tanah/bangunan milik sendiri
5. surat pernyataan pengelolaan lingkungan (SPPL)
6. Denah Lokasi

Semua formulir tersebut diisi dirumah, yang perlu di tempel materai ya di tempel materai dulu, kalau tempat yang untuk usaha adalah bukan milik sendiri dibutuhkan 3 lembar materai, klo tempatnya milik sendiri hanya butuh 2 lembar materai. Pada lembar surat pernyataan persetujuan tetangga aku harus minta tanda tangan para tetangga yang ada di sebelah depan, samping kiri, kanan, dan belakang rumah. Alhamdulillah tetanggaku pada baik-baik semua jadi tahap ini kulalui dengan sangat mudah..:) Terima kasih tetaggaku🙂

Setelah formulis diisi lengkap, besoknya aku ke kelurahan minta tanda tangan (disini ngasih sumbangan 70.000, ini kataya resmi kantor desa dan aku minta kuitansi). Setelah itu ke kecamatan (disini ada pungutan sukarela). Sudah Lengkap, baru balik lagi ke Dinas perijinan untuk menyerahkan formulir. selesai.

Selanjutnya dalam 1 atau 2 hari akan ada Tim dari Dinas Perijinan yang mensurvei lokasi usaha.

Klo semua sudah lengkap dan tidak ada masalah ijin HO akan jadi dalam waktu kurang lebih 2 minggu. Biaya yang kukeluarkan untuk HO kali ini adalah sebesar Rp. 360.000,-.

Tapi karena rumahku jauh dari kantor dinas perijinan tersebut, aku ambil HO nya sekalian aja pas emang mau pergi ke daerah kota bantul, jadi ya lamaaaa banget baru diambil mungkin kira2 1 bulanan baru diambil.

…yach harap maklum semua tugas2 ku kulakukan sambil bawa bayi 10 bulan, klo bolak balik perjalanan jauh terus ya kasian kan?…

2 Komentar (+add yours?)

  1. ibeng
    Sep 05, 2013 @ 12:06:44

    mb mau tanya saya masih awam, baru ndirikan cv aja ru kemarin tepatnya september 2013, saya mau ngurus siup, tdp, dan ho…ho dulu yang harus di urus, saya awam tentang syarat dokumen lingkungan hidup itu maksudnya yang bagaimana ya mba?mohon info pengalamanya…trims

    Balas

    • Mama
      Sep 13, 2013 @ 16:54:43

      maaf, saya kurang paham dengan dokumen lingkungan hidup, sewaktu saya membuat ataupun perpanjangan ijin ho saya tidak membuat dokumen lingkungan hidup secara rinci, hanya pada formulir mmg ada pertanyaan mengenai lingkungan tempat usaha. karena usaha saya dibidang konsultan manajemen, jadi tidak menghasilkan limbah.
      sebaiknya langsung ditanyakan saja ke dinas. tq

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: