Membuat Stok Bumbu

Pertama-tama, sebelum pembaca kecele, saya mau bilang dulu, bahwa saya bukan ahli masak dan saya tidak hobi masak, kegiatan masak memasak saya lakukan karena tuntutan peran saya sebagai ibu rumah tangga yang punya kewajiban memenuhi kebutuhan perut anggota keluarga.

Catet, walaupun saya tidak hobi masak, dan tidak suka masak, dan memasak karena tuntutan peran, tapi saya tulus, ikhlas, karena saya cinta keluarga saya, dan saya ingin keluarga saya sehat dan bahagia….:)

Sebenarnya saya tidak berpikir untuk posting di sini tentang stok bumbu ini, sampai kemudian ada teman yang berkunjung ke rumah, tepat pada waktu saya lagi bikin bumbu… dan dia melihat, kemudian dia tertarik untuk meniru saya🙂 jadinya setelah itu saya berpikir untuk sekalian saja saya posting disini, siapa tau berguna buat yang lain.

Singkat cerita, saya, seorang ibu rumah tangga, 1 badan, 2 tangan, 2 kaki, tapi pekerjaannya saya buanyakkkkk. Saya perlu strategi untuk memudahkan pekerjaan saya supaya bisa lebih cepat selesai dan kemudian bisa mengerjakan yang lain.

Dalam hal urusan dapur, salah satu strategi saya adalah membuat stok bumbu dapur. Dibawah ini adalah 4 jenis bumbu  yang biasa saya buat:

1. Bumbu Sop

Bahan:

  • Bawang merah
  • Bawang putih
  • Merica bubuk
  • Gula
  • Garam
  • Air untuk mem-blender bumbu
  • Minyak goreng

Cara membuat:

Masukkan semua bumbu dan air  ke dalam alat blender dan blender sampai halus, klo sudah halus diangkat n dimasukkan panci/wajan kemudian direbus sampai airnya habis. Klo airnya sudah habis, tuangkan minyak dari pinggirnya kemudian digongso (digoreng pake minyak sedikit) sampai harum dan matang.

Maksudnya “direbus” disini tidak ditambah air lagi ya, karena pada saat mem-blender kan sudah pakai air untuk memudahkan proses blender, dari blender langsung masukkan panci/wajan langsung di masak, klo langsung digongso pake minyak seperti umumnya panaskan minyak baru masukkan bumbu, ntar  air dan minyaknya tidak mau akur jadi meletik-meletik mengotori dapur dan klo mengenai kulit rasanya sakit.

Kegunaan:

  • Sayur sop (bisa ditambah pala sedikit)
  • Tumis sayuran : + laos, tomat, kecap manis, cabe (klo mau pedes)
  • Orak arik: panaskan bumbu kasih air dikit, masukkan sayuran, masak sampai sayuran matang, masukkan telur kocok kemudian orak arik sampai telur matang
  • Omelet: bumbu+telur+daun bawang+sayuran, kocok, goreng
  • Nasi goreng: + saos tomat, kecap manis
  • Bakwan sayuran/bakwan jagung: bumbu + tepung terigu +telor + sayuran/jagung
  • Cumi/ayam kecap: +jahe+ kecap manis+kecap asin+minyak wijen
  • dll

2. Bumbu Lodeh

Bahan:

  • Bawang merah
  • Bawang putih
  • Kemiri
  • Ketumbar
  • Gula
  • Garam
  • Air untuk mem-blender bumbu
  • Minyak goreng

Cara membuat:

Masukkan semua bumbu dan air  ke dalam alat blender dan blender sampai halus, klo sudah halus diangkat n dimasukkan panci/wajan kemudian direbus sampai airnya habis. Klo airnya sudah habis, tuangkan minyak dari pinggirnya kemudian digongso (digoreng pake minyak sedikit) sampai harum dan matang.

Kegunaan:

  • sayur lodeh: + laos, daun salam
  • tahu/tempe/ayam bacem: + asam jawa, gula merah, salam, laos, serai
  • tempe mendoan: bumbu lodeh+ bumbu ungkep dikit (untuk dapetin rasa n warna kunyit)+ irisan daun jeruk + tepung terigu+ air
  • dll, biasanya yang bersantan

3. Bumbu Pedes

Bahan:

  • Bawang merah
  • Bawang putih
  • Cabe merah
  • Cabe rawit
  • Terasi
  • Gula
  • Garam
  • Air untuk mem-blender
  • Minyak Goreng

Cara membuat:

Masukkan semua bumbu dan air  ke dalam alat blender dan blender sampai halus, klo sudah halus diangkat n dimasukkan panci/wajan kemudian direbus sampai airnya habis. Klo airnya sudah habis, tuangkan minyak dari pinggirnya kemudian digongso (digoreng pake minyak sedikit) sampai harum dan matang.

Kegunaan:

  • Bali telor: rebus telor kemudian goreng. sisihkan. panaskan bumbu, tembah laos, daun jeruk, serai, daun salam, gula jawa dan air asam jawa kemudian masukkan telor, masak sampai matang
  • Oseng pedas/balado: +tomat, laos, daun salam
  • Urap: siapkan ulekan + kencur, daun jeruk diuleg, +bumbu pedes+ kelapa parut, campur sampai rata. Supaya tahan lebih lama, bumbu urap ini bisa dikukus atau di gongso, tapi bisa juga langsung dipakai, dicampur dengan sayuran yang matang atau mentah. Klo yang dipake sayuran mentah dinamakan trancam.
  • dll

4. Bumbu Ungkep

Bahan:

  • Bawang putih
  • Ketumbar
  • Kunyit
  • Garam
  • Air

Cara membuat:

Semua bahan ini di blender sampai halus, kemudian direbus sampai matang dan air habis

Kegunaan:

  • Ayam goreng: rebus/ungkep ayam memakai bumbu ini
  • Ayam suir: rebus/ungkep ayam memakai bumbu ini, klo sdh empuk angkat, kemudian disuwir-suwir, kemudian di tumis pakai bumbu pedes
  • Ikan goreng, tempe/tahu goreng, dll

Note:

Kenapa tidak saya kasih ukurannya? karena saya tidak pernah mengukur secara pasti, hanya kira2 saja, perbandingan bawang merah dan bawang putih, biasanya saya pake 2 : 1, misalnya bawang merah 30 butir bawang putih 15 butir. klo yang pakai kemiri perbandingannya setengahnya bawang putih, jadi 7, 5 butir🙂.  Gula dan garam sedikit saja dulu, tambahkan lagi saat memasak untuk masakan.

Jadi, masaknya pake perasaan aja🙂 ….dan saya memang punya bumbu penyedap rahasia, yang bisa membuat masakan saya lain dari yang lain, yaitu bumbu cinta🙂

Yang penting adalah memasak makanan yang halal dan sehat dan enak🙂

Oh ya, setelah bumbu jadi/matang, masukkan ke wadah dan tunggu dingin dulu baru ditutup rapat, dan dimasukkan kulkas.  Jika mau memakai, ambil memakai sendok yang kering dan bersih.  Bumbu ini bisa tahan sampai 1 bulan, bahkan mungkin lebih. tapi saya lebih suka bikin secukupnya saja, misalnya untuk 10 kali masak, ntar klo habis bikin lagi…

CIMG0074

Stok Bumbu

8 Komentar (+add yours?)

  1. han's
    Agu 27, 2013 @ 11:35:09

    nice share, copas ya bu, sekalian mau nyobain tips nya..

    Balas

  2. Vita
    Mei 31, 2014 @ 07:45:08

    Terimakasih resepnya…sangat membantu
    Insya Allah jd semangat masak😉

    Balas

  3. Layla Permana
    Des 30, 2014 @ 11:33:29

    Mama, klo dibikin satu persatu bisa nggak ya?
    Misalnya kotak 1 isinya bawang putih halus, kotak 2 isinya bawang merah halus, kotak 3 kemiri halus, kotak 4 cabai halus dst…. Gitu mah… bisa nggak ya mah?
    BTW trims resepnya ya… mau aq coba

    Balas

    • Mama
      Des 30, 2014 @ 12:05:20

      bisa saja, yang menjadi pertimbangan saya jika memisahkan bumbu satu2 adalah:
      1. jika dipisah2 tentu lebih boros tenaga, memblender satu2 juga jika bumbu digongso jg menggongso satu2,
      2. bumbu lebih awet jika diberi garam, jika semua bumbu masak yang dipisah2 diberi garam, saya kuatir juga keasinan, kecuali jika tdk tdk diberi garam, tapi awetnya jadi beda.
      3. jika di pisah2 saya juga jadi bingung takaran, karena hanya keluarga kecil jadi memasak hanya sedikit (misalnya untuk memasak saya hanya perlu 1 sendok bumbu, nah klo dipisah2 malah jadi rumit kan?) kecuali jika masak banyak mungkin lebih mudah untuk mengira2 takarannya.

      Balas

  4. antonsewot
    Feb 25, 2016 @ 10:34:50

    Ilmu baru cara memblender dan proses selanjutnya pasca diblender. Migunani estu..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: